
Boyolali, sapujagadnews Ratusan warga mengikuti Kirab Pusaka Merti Desa Pojok di Kecamatan Nogosari, Boyolali, Sabtu (5/2025). Kirab berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh dukuh, lembaga pendidikan, kelompok budaya, serta jamaah pengajian sholawat rutinan.
Rombongan kirab menempuh rute sejauh 1,4 kilometer, dimulai dari Lapangan Desa Pojok dan berakhir di Balai Desa Pojok. Di barisan terdepan, tampak tiga tokoh desa menunggang kuda: mantan kepala desa di sisi kanan, kepala desa yang kini menjabat di bagian tengah, serta mantan sekretaris desa di sisi kiri.
Kirab pusaka ini merupakan rangkaian Merti Desa, tradisi Jawa yang dikenal sebagai bersih desa. Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi, sekaligus doa agar desa terhindar dari bencana serta hidup rukun dan sejahtera.
Kepala Desa Pojok menegaskan, merti desa adalah kearifan lokal yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Harapan kami, Desa Pojok selalu rukun, damai, dan sejahtera. Tradisi ini menjadi pengingat agar generasi penerus ikut menjaga dan melestarikan budaya desa,” ujarnya kepada wartawan.
Selain kirab, masyarakat juga menggelar pengajian, sholawat, serta pertunjukan budaya dengan mengusung tema Pojok Bertasbih: Rukun Agawe Santosa, Tentrem Agawe Ayem.
Liputan khusus



No Responses